Skip to main content

Posts

Konstruksi Sosial Dalam Sistem Penjurusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Akibatnya Pada Fenomena “Salah Jurusan” dalam Perkuliahan

 author : Muhammad Athallah Sistem pendidikan di Indonesia tidak pernah lepas dari berbagai polemik, mulai dari penyelenggaraan Ujian Nasional, permasalahan kurikulum, permasalahan kualitas guru, dan juga tentunya yang menjadi topik tulisan ini, yakni permasalahan sistem jurusan antara ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial, singkatnya IPA dan IPS. Hasil penelitian dari Indonesian Career Center Network (ICCN) mengatakan bahwa sebanyak 87% mahasiswa di Indonesia “salah mengambil jurusan” (Awaliyah, 2019). Salah jurusan itu dijelaskan ICCN ialah saat seseorang berkuliah tidak sesuai dengan passion atau minatnya. Orang-orang tersebut kemudian akan berkuliah dan nantinya bekerja secara tidak optimal akibat kurangnya semangat dari minat. Lantas muncul pertanyaaan “Mengapa tingkat salah jurusan di Indonesia bisa sebesar itu?”. Menjawab pertanyaan ini, esai ini akan berargumen bahwa letak permasalahan ialah pada jenjang pendidikan sebelumnya yang secara sistematis memp...
Recent posts

Universitas Negeri Tidak Seharusnya Mengapresiasi Hafiz pada SNMPTN

Di Indonesia, pendidikan yang tinggi menjadi standar oleh pelajar. Kesempatan mendapat bangku pendidikan Sarjana sangat diinginkan oleh banyak pelajar lulusan SMA. Dan dengan jumlah Universitas yang tidak seimbang dengan sekolah menengah atas, kompetisi yang dihadapi sangatlah ketat. Terdapat setidaknya   3,5 juta lulusan SMA tiap tahunnya, dengan kursi Perguruan Tinggi yang hanya berjumlah 1,8 juta. Dapat dilihat bahwa Universitas hanya dapat mengakomodir 53 persen siswa di Indonesia per tahunnya. Hal ini mengekibatkan kerisauan pada siswa kelas 12 SMA yang akan segera lulus dan harus mencari universitas untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi, jika mereka menginginkannya. Wajar saja jika banyak siswa rela mengikuti bimbingan belajar yang memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk menghadapi persaingan yang ketat dalam mendapatkan bangku pendidikan perguruan tinggi.   Pemerintah melalui KEMENRISTEKDIKTI juga berusaha mengakomodir siswa untuk mendapatkan pendidi...